8 bulan yg lalu

Tanam Jagung Serentak Bareng DPD, Mentan Dorong Lompatan Produksi Pangan


Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah strategis untuk mempercepat swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, target swasembada pangan yang semula diproyeksikan empat tahun oleh Presiden Prabowo kini dipercepat menjadi tiga tahun, bahkan saat ini ditargetkan tercapai dalam satu tahun.

Hal ini ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri tanam jagung bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang mengangkat tema 'Senator Peduli Ketahanan Pangan' di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Kami tidak boleh menyerah. Justru dalam tekanan itulah lahir keberhasilan. Hari ini Indonesia tidak lagi impor beras, jagung, maupun komoditas utama lainnya. Stok pangan kita bahkan tertinggi sepanjang sejarah," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/9/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain fokus pada peningkatan produksi, Amran juga menekankan pentingnya hilirisasi untuk mendongkrak nilai tambah pertanian.

"Indonesia sangat kaya. Kelapa, kakao, hingga gambir bisa menjadi penopang besar perekonomian jika diolah di dalam negeri. Presiden telah menugaskan hilirisasi dengan nilai investasi Rp371 triliun dan menyerap 8 juta tenaga kerja. Ini adalah langkah menuju Indonesia emas," jelas Amran.

Amran menambahkan, perlindungan terhadap petani tetap menjadi prioritas utama.

"Tidak ada ruang bagi mafia yang menipu petani kecil dan rakyat kecil. Selama saya Menteri, impor pangan akan kita hentikan bila produksi dalam negeri mencukupi," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan dukungan penuh terhadap program Kementan.

"Sulawesi Selata...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang