7 bulan yg lalu

Soal Utang Kereta Cepat, Adian Napitupulu Dukung Purbaya: Kalau Pakai APBN, Khianati Janji Awal


Ringkasan Berita:
  • Adian Napitupulu memiliki pandangan selaras dengan Menkeu Purbaya yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat
  • Menggunakan APBN untuk membayar utang dinilai mengkhianati janji awal
  • Politisi PDIP meminta pemerintah mengkaji ulang proyek tersebut

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu memiliki pandangan selaras dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu menilai penolakan Purbaya harus dilihat secara lebih luas yaitu adanya dugaan pembengkakan biaya.

Adian menyebut perlu adanya evaluasi dan pengkajian ulang.

“Kalau menurut saya, memang seharusnya dikaji ulang bagaimana bisa terjadi pembengkakan biaya untuk kereta cepat itu,” ujar Adian, Senin (20/10/2025).

Adian menyoroti hampir setiap proyek besar di Indonesia kerap mengalami pembengkakan biaya.

Pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap proyek yang menggunakan APBN

“Kalau sampai menggunakan APBN, berarti ini kan mengkhianati janji awal. Maka yang harus dipikirkan, siapa yang melakukan negosiasi, berapa harga yang patut, dan apakah perjanjian itu dibuat dengan niat baik,” ujarnya.

Adian mengatakan pemerintah bisa melihat bagaimana proyek serupa dilaksanakan di negara lain.

“Dibandingkan saja harganya, lalu diperiksa kenapa kita bisa lebih mahal. Bagaimana perjanjian awalnya, siapa yang melakukan negosiasi, dan sebagainya,” imbuhnya.

Adian juga meminta peninjauan kembali dalam kontrak proyek besar itu.

“Kalau bisa dibuktikan perjanjian itu tidak dilakukan berdasarkan niat baik, ya bisa dimint...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang