1 tahun yg lalu

Salah Langkah Hadapi Tarif Trump, Durian Runtuh Hilang-RI Kena Sial


Jakarta, CNBC Indonesia - Kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kembali mengetatkan tarif impor terhadap produk asal China menuai dampak global, termasuk ke Indonesia. Di tengah derasnya arus impor dan wacana pelonggaran kuota impor oleh pemerintah Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa menyebut RI bisa kena sial akibat tarif tinggi yang diterapkan Trump. 

Apalagi, kebijakan Trump itu juga dibalas Presiden China, Xi Jinping, dengan memberlakukan tarif lebih tinggi atas AS. China kembali melakukan manuver signifikan dalam menanggapi perang tarif dengan Amerika Serikat dengan menaikkan tarif atas impor AS menjadi 125% pada Jumat (11/4/2025). Tarif ini akan mulai berlaku pada Sabtu, 12 April 2025.

Seharusnya Indonesia bisa menikmati efek positif, kata Jemmy, tapi RI bisa terancam jadi "jalan tikus" baru bagi barang-barang China untuk menembus pasar AS.

"Harusnya dengan dampak kebijakan Trump ini, kita itu dapat windfalls (durian runtuh). Ini kesempatan emas buat industri kita, dan nggak akan datang dua kali," kata Jemmy dalam Profit CNBC Indonesia, Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, kebijakan Presiden Trump sejatinya bertujuan menurunkan defisit dagang AS terhadap negara-negara mitra, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia seharusnya lebih cermat dan berhati-hati dalam menyesuaikan kebijakan dalam negeri.

"Jangan sampai malah Indonesia dijadikan tempat transhipment atau tempat ganti certificate trade origin," tegasnya.

Adapun transhipment yang dimaksud adalah praktik memindahkan barang dari China ke Indonesia hanya un...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang