Jakarta (ANTARA) - Kehadiran PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor dalam ajang musik Pestapora baru-baru ini menuai polemik. Sejumlah musisi dan pekerja seni memilih mundur dari festival tersebut karena menilai keterlibatan perusahaan tambang emas raksasa itu tidak sejalan dengan prinsip yang mereka junjung.
PT Freeport Indonesia sendiri bukanlah nama asing bagi masyarakat. Perusahaan ini mengelola salah satu tambang emas terbesar di dunia yang berada di Papua. Berikut profil singkat dan kepemilikan saham Freeport, merangkum sejumlah sumber:
Baca juga: AS terapkan tarif impor tembaga nol persen, Freeport utamakan domestik
Kepemilikan saham Freeport
Saat ini, PT Freeport Indonesia dimiliki oleh pemerintah Indonesia bersama dengan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc, perusahaan tambang asal Amerika Serikat.
Mayoritas saham PT Freeport Indonesia dipegang oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejak 2018, pemerintah sukses mengakuisisi 51,23 persen saham Freeport dengan nilai transaksi mencapai 3,85 miliar dolar AS atau setara Rp62,8 triliun.
Dengan demikian, struktur kepemilikan saham Freeport saat ini adalah:
- PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) Persero: 51,23 persen
- Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc: 48,77 persen
Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah menargetkan tambahan akuisisi sebesar 10 persen. Jika berhasil, maka porsi kepemilikan Indonesia akan meningkat menjadi 61,23 persen.
Baca juga: Penyelenggara Pest...

9 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)