9 bulan yg lalu

Ramai penolakan di Pestapora: Ini profil dan kepemilikian Freeport


Jakarta (ANTARA) - Kehadiran PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor dalam ajang musik Pestapora baru-baru ini menuai polemik. Sejumlah musisi dan pekerja seni memilih mundur dari festival tersebut karena menilai keterlibatan perusahaan tambang emas raksasa itu tidak sejalan dengan prinsip yang mereka junjung.

PT Freeport Indonesia sendiri bukanlah nama asing bagi masyarakat. Perusahaan ini mengelola salah satu tambang emas terbesar di dunia yang berada di Papua. Berikut profil singkat dan kepemilikan saham Freeport, merangkum sejumlah sumber:

Baca juga: AS terapkan tarif impor tembaga nol persen, Freeport utamakan domestik

Kepemilikan saham Freeport

Saat ini, PT Freeport Indonesia dimiliki oleh pemerintah Indonesia bersama dengan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc, perusahaan tambang asal Amerika Serikat.

Mayoritas saham PT Freeport Indonesia dipegang oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejak 2018, pemerintah sukses mengakuisisi 51,23 persen saham Freeport dengan nilai transaksi mencapai 3,85 miliar dolar AS atau setara Rp62,8 triliun.

Dengan demikian, struktur kepemilikan saham Freeport saat ini adalah:

  • PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) Persero: 51,23 persen
  • Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc: 48,77 persen

Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah menargetkan tambahan akuisisi sebesar 10 persen. Jika berhasil, maka porsi kepemilikan Indonesia akan meningkat menjadi 61,23 persen.

Baca juga: Penyelenggara Pest...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang