Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut sejumlah pemerintah daerah mengendapkan uangnya tidak di bank pembangunan daerah (BPD) masing-masing, melainkan di Bank Jakarta.
Terkait hal tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiyarto menegaskan pentingnya percepatan realisasi belanja daerah. Menurutnya, pemerintah pusat baik itu Kemendagri maupun Kemenkeu memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan anggaran daerah benar-benar berputar dan memberikan dampak pada perekonomian lokal.
“Intinya begini, pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri dan Kementerian Keuangan ingin agar kepala daerah ini menggerakkan roda ekonomi. Jadi jangan sampai uang yang dialokasikan ke daerah tidak bergerak karena proses kegiatannya lambat, gagal lelang, atau gagal perencanaan,” kata Bima Arya usai bertemu dengan Wali Kota Solo di Balai Kota Solo pada Selasa (21/10/2025)
Ia menekankan bahwa anggaran daerah harus segera digunakan agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah.
“Ini harus bergerak, harus terus berputar semuanya. Baik Pak Mendagri maupun Pak Menteri Keuangan mendorong agar belanja daerah itu maksimal,” ujar dia.
Meski demikian, Bima memahami bahwa rendahnya serapan anggaran bukan semata karena kelalaian kepala daerah, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis dan administratif.
“Saya yakin kepala daerah itu tidak dengan sengaja. Tetapi banyak faktor yang membuat uang itu tidak berputar. Karena angka menunjukkan bahwa belanja daerah...

7 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)