8 bulan yg lalu

Petinggi Starbucks Mundur di Tengah Restrukturisasi dan PHK Massal


Jakarta -

Chief Technology Officer (CTO) Starbucks, Deb Hall Lefevre mengundurkan diri di tengah rencana restrukturisasi perusahaan yang mencakup penutupan gerai kopi di Amerika Utara dan pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawan.

Dikutip dari Reuters, pengunduran diri Lefevre karena rencana pensiunnya. Diketahui, Lefevre merupakan eks karyawan McDonald's yang direkrut pada Mei 2022 untuk meningkatkan layanan drive-through, pesan online, dan beberapa sistem lainnya.

Pengunduran diri Lefevre terjadi saat Starbucks mengumumkan gelombang PHK kedua yang efektif sejak Jumat. Langkah ini menjadi rencana restrukturisasi dari CEO Starbucks, Brian Niccol, yang mendorong perombakan teknologi untuk mengefisiensikan tenaga kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemulihan perusahaan untuk mengembalikan penjualan yang lesu setelah merosot enam kuartal berturut-turut. Saat ini, manajemen Starbucks telah memilih Ningyu Chen sebagai kepala tugas teknologi pengganti Deb Hall Lefevre untuk sementara.

Perombakan pada divisi teknologi juga dilakukan Starbucks dengan mengadopsi sistem AI yang saat ini dalam proses peluncuran di hampir semua gerai di Amerika Utara yang ditargetkan rampung pada akhir September.

Inisiatif ini mencakup penghitungan inventaris, asisten AI barista, sistem titik penjualan baru, dan algoritma antrean. "Prioritas teknologi kami tidak berubah," demikian isi memo tersebut, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/9/2025).

"Kami fokus pada pekerjaan teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan rencana Kembali ke Starbucks kami," tambahnya.

Berdasarkan catatan detikcom, diketahui Starbucks berencana menutup kedai kopi dengan kinerja buruk di Amerika Utara dan memangkas beberapa posisi pekerjaan. Langkah ini menjadi bagian dari rencana restrukturisasi yang disetujui perusahaan...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang