1 tahun yg lalu

Pesan Menyentuh dari Buya Yahya untuk TKW, Bisa Buat Bekal Dunia Akhirat


Liputan6.com, Jakarta - Bekerja di luar negeri atau kini populer disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) sering menjadi pilihan bagi banyak orang demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun, di balik keberhasilan finansial, ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama dalam menjaga gaya hidup agar tetap sederhana dan penuh syukur.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya memberikan nasihat kepada para Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri agar tetap hidup sederhana dan tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif.

"Kita cerita kepada beberapa teman-teman, adik-adik kita yang bekerja di luar negeri. Bekal mereka sebetulnya sangat cukup, tapi yang menjadikan seseorang fakir adalah cara hidup," ujar Buya Yahya dalam sebuah cerama yang dikutip dari tayangan video di kanal YouTube @AlBahjah-TV.

Ia mencontohkan bagaimana seseorang sebelum berangkat ke luar negeri terbiasa dengan kehidupan sederhana. Makanan yang dikonsumsi pun sederhana, seperti sayur bobor, sambal korek, dan ikan asin, namun tetap terasa nikmat.

"Sebelum berangkat ke luar negeri, makan dengan nasi hangat, daun singkong, dan ikan asin sudah terasa nikmat. Tapi setelah pulang, gaya hidupnya berubah. Dulu sederhana, sekarang harus mewah. Ini yang membuat seseorang selalu merasa kurang," jelasnya.

Menurutnya, banyak yang setelah bekerja di luar negeri mendapatkan uang dalam jumlah besar, tetapi karena tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, dalam beberapa bulan uangnya habis dan terpaksa kembali bekerja.

"Pulang ke rumah, gaya hidupnya berubah. Tiga bulan hilang, habis duitnya. Balik lagi kerja karena cara hidupnya yang salah," katanya.

Simak Video Pilihan ini:

Pecah!! Sandiaga Uno Bikin Emak-Emak dan Mahasiswi di Purwokerto Baper

Mulai Belajar Bersyukur

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang