8 bulan yg lalu

Pentingnya Mencegah Nyeri Sendi


HEAD Medical Check Up dari Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Victoria Elizabeth menjelaskan soal pentingnya mencegah Arthritis alias peradangan pada satu atau lebih sendi yang menyebabkan nyeri, bengkak, kaku, dan kesulitan bergerak. “Arthritis bisa menyerang siapa saja, tidak hanya lansia," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 13 Oktober 2025.

Sebelumnya, Arthritis atau yang dikenal sebagai radang sendi, merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui di Indonesia. Penyakit ini ditandai dengan gejala nyeri, bengkak, hingga kaku pada persendian yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski banyak yang menganggap Arthritis hanya menyerang orang lanjut usia, faktanya penyakit ini kini juga kerap ditemukan pada kelompok usia produktif akibat pola hidup tidak sehat, obesitas, cedera sendi, serta kurangnya aktivitas fisik.
 
Menurut data Kementerian Kesehatan, prevalensi osteoArthritis – jenis Arthritis yang paling umum – di Indonesia mencapai sekitar 7–10 persen pada orang berusia di atas 40 tahun. Sementara itu, data global World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa lebih dari 350 juta orang di dunia hidup dengan kondisi Arthritis. Jika tidak ditangani sejak dini, penyakit ini dapat menyebabkan keterbatasan gerak, penurunan produktivitas, bahkan kecacatan permanen.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Victoria menambahkan beberapa penyebab orang terkena penyakit Arthritis adalah aktivitas fisik yang rendah, cedera olahraga, hingga kebiasaan duduk terlalu lama. "Hal itu dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan sendi. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda awal seperti nyeri sendi yang menetap, kaku di pagi hari, atau bengkak yang tak kunjung hilang,&rdq...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang