7 bulan yg lalu

Moms Wajib Tahu, dr. Aisya Fikritama Jelaskan Kapan Seorang Anak Dikatakan Obesitas


TRIBUNHEALTH.COM - Anak yang gemuk memang terlihat menggemaskan, namun moms wajib waspada jika anak sudah masuk dalam kategori obesitas.

Obesitas merupakan kondisi ketika anak memiliki berat badan berlebih yang diakibatkan oleh penumpukan lemak dalam tubuh.

Jika tak dikendalikan, obesitas bisa meningkatkan risiko seorang anak terkena penyakit serius, diantaranya seperti diabetes, hipertensi dan kolesterol tinggi.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan seorang anak mengalami obesitas, mulai dari pola makan tak sehat, kurang aktivitas fisik, hingga faktor genetik.

Lalu kapan seorang anak dikatakan mengalami obesitas?

Baca juga: Dokter, Benarkah Kulit Berminyak adalah Kulit Kering yang Memproduksi Minyak Berlebih?

ilustrasi balita yang mengalami obesitas ilustrasi balita yang mengalami obesitas (freepik.com)

Seorang dokter spesialis anak dar RS UNS yang sekaligus dosen di FK Universitas Sebelas Maret, dr. Aisya Fikritama Sp. A akan memberikan penjelasan tentang obesitas.

Pertanyaan:

Dokter, kapan seorang anak bisa disebut mengalami obesitas?

Heni, Pati.

Jawaban:

dr. Aisya Fikritama Sp. A yang berpraktik di RS UNS menjelaskan.

Pada anak dan remaja, obesitas dinilai bukan dari angka berat badan saja, tetapi berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut umur (BMI/U) yang diplot pada kurva pertumbuhan WHO atau CDC, tergantung panduan yang digunakan.

Jika hasilnya di atas +2 SD (WHO) atau di atas persentil ke-95 (CDC), maka anak sudah dikategorikan obesitas.

Baca juga:

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang