7 bulan yg lalu

Mobil Hybrid Sudah Tak Perlu Aki, Mitos atau Fakta?


Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan listrik saat ini sudah cukup populer di Indonesia. Berbagai model sudah banyak dijual di pasaran, baik mobil listrik murni alias battery electric vehicle (BEV) ataupun mobil hybrid atau hybrid electric vehicle (HEV).

Walaupun sama-sama menggunakan baterai sebagai sumber daya motor motor listriknya, kendaraan listrik Toyota ternyata masih menggunakan auxiliary battery alias aki.

Tugas aki di kendaraan listrik Toyota masih sama dengan di mobil pada umumnya, yakni menyuplai daya listrik ke sistem kelistrikan tegangan rendah, seperti lampu, sistem audio, klakson, dan komponen elektronik lainnya, termasuk Electronic Control Unit (ECU).

Di model BEV, suplai daya listrik ke aki berasal dari baterai tegangan tinggi. Sementara HEV, suplai daya listrik ke aki kecil berasal dari motor generator.

"Meskipun kendaraan elektrifikasi memiliki baterai utama bertegangan tinggi, aki tegangan rendah 12 volt tetap penting karena fungsi utamanya adalah sebagai sumber daya untuk sistem elektronik mobil," jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, dalam keterangan resmi, Selasa (21/10/2025).

Lalu, bagaimana sih cara merawat aki kecil di kendaraan elektrifikasi Toyota?

1. Cek Level Air Aki

Khusus aki basah, ketinggian air aki harus dijaga di atas low level, namun jangan sampai melampaui batas atas supaya tidak meluap saat mengalami pemuaian atau mobil bergerak. Sifat air aki yang asam dapat merusak komponen lain seperti memicu karat pada besi.

2. Periksa Pengikat Dudukan Aki

Aki yang sering berguncang karena pengikatnya kendur, akan mengurangi usia pakai...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang