7 bulan yg lalu

Mengemudi Agresif Bisa Perpanjang Umur Baterai Mobil Listrik, Benarkah?


Liputan6.com, Jakarta - Kebanyakan pemilik pertama mobil listrik, selalu dihantui dengan ketakutan terkait masa pakai baterai. Prinsip mengemudi mobil konvensional, seperti akselarasi yang halus, perpindahan gigi yang hati-hati, dan menginjak gas dengan lembut, diyakini bisa memperpanjang umur baterai.

Namun, sebuah penelitian terbaru dari Universitas Stanford, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Energy justru menunjukan fakta sebaliknya.

Gaya mengemudi dinamis, dengan akselarasi cepat, dan pengereman mendadak, ternyata bisa memperpanjang umur sel baterai.

Dengan gaya mengemudi yang agresif, dengan akselarasi yang cukup cepat, pengereman mendadak, membuat sel baterai mengalami apa yang disebut sebagai power pulses, yang ternyata menyehatkan sel baterai.

Dalam catatan penelitian tersebut, dengan gaya mengemudi agresif bisa memperpanjang umur sel baterai hingga 38 persen.

Angka tersebut bukanlah kecil, karena para peneliti mengestimasikan bahwa masa pakai baterai bisa naik sekitar 195.000 mil sebelum turun ke ambang umur pakai yang biasa ditentukan (70 atau 80 persen kapasitas awal).

Temuan ini bisa mengubah kalkulasi kepemilikan mobil listrik, kecemasan akan penggantian baterai yang mahal pada tahun ke-9 bisa jadi lebih kecil, daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang