Saham Bayer turun drastis ke level terendahnya dalam 20 tahun terakhir pada Selasa (12/11), setelah perusahaan kimia raksasa asal Jerman itu menurunkan proyeksi laba dan melaporkan kerugian yang lebih besar daripada perkiraan.
Perusahaan itu sebelumnya berjanji untuk terus melanjutkan upaya pengurangan biayanya setelah melaporkan kerugian sebesar €4,18 miliar (sekitar Rp80 triliun) dalam tiga bulan terakhir hingga akhir September lalu. Angka tersebut jauh lebih buruk daripada perkiraan para analis.
Kerugian ini terutama disebabkan oleh sejumlah berita buruk dari unit agrokimia. Salah satunya adalah merosotnya penjualan herbisida (pestisida untuk rumput dan gulma) berbahan dasar glifosat, di mana Bayer terjerat kasus hukum berkepanjangan di AS karena produk herbisida tersebut diklaim berpotensi menyebabkan kanker.
Pendapatan dari unit pertanian perusahaan itu juga terdampak oleh penghapusan nilai aset yang besar.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)