6 bulan yg lalu

Manuskrip sebagai Aset Pembangunan


MI/Seno MI/Seno(Dok. Pribadi)

ILMUWAN Tiongkok To Youyou dianugerahi Nobel dalam bidang sains kesehatan pada 2015 lantaran menemukan obat tradisional malaria, senyawa artemisinin, yang akhirnya menyelamatkan jutaan nyawa dari wabah tersebut. Saat menerima penghargaan itu, dalam pidatonya dia mengatakan bahwa penemuannya ialah hadiah dari kedokteran tradisional Tiongkok untuk dunia. Pasalnya, obat tersebut ditemukan setelah ia membaca teks-teks kuno dari masa Dinasti Zhou, King, dan Han sekitar 400 M.

Tiongkok memang terkenal dengan tradisi pengobatannya, tapi yang menjadi menarik di sini ialah Youyou dan tim penelitinya harus membaca teks-teks kuno yang tentu sebelumnya ada dalam manuskrip atau naskah tulisan tangan. Ada pelajaran penting di sini.

Tradisi yang termaktub dalam tulisan lama, ketika didialogkan dengan sains, nyatanya mampu memberikan manfaat untuk masyarakat luas.

Warisan masa silam tidak layak untuk dilupakan begitu saja. Ia harus dibaca kembali, dievaluasi, dan diuji dengan pendekatan terkini. Dari situ, hal yang kuno akan tampak memberikan pelajaran bagi masyarakat sekarang ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang