7 bulan yg lalu

Kenali Modus dan Cara Menghindari Penipuan Belanja Online di Promo Akhir Tahun



TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Berikut modus dan cara menghindari penipuan saat belanja online di musim promo akhir tahun dan festival belanja seperti 10.10.

Musim promo seperti masa-masa akhir tahun selalu dinantikan. Selain banyak penawaran menarik namun ada juga penipuan online yang patut diwaspadai.

Banyak modus dan taktik yang dijalankan orang-orang tidak bertanggungjawab itu.

Misalnya, dengan menggunakan pesan singkat yang mengatasnamakan pihak lain hingga mengirim link yang menjebak.

Berangkat dari hal ini, Google berupaya menciptakan ekosistem digital yang aman saat berbelanja online.

Apa saja modusnya dan cara menghindarinya?

1. Penipuan Mengatasnamakan Layanan Pelanggan

Penipu berpura-pura menjadi layanan pelanggan dari bank, marketplace, atau brand populer. Mereka umum menampilkan nomor palsu dan meminta data pribadi, bahkan akses jarak jauh ke perangkatmu.

Tips: Jangan pernah membagikan kata sandi, kode OTP, atau mengizinkan akses remote kepada siapa pun.

Jika ragu, hubungi langsung layanan pelanggan resmi melalui situs atau aplikasi yang terverifikasi.

2. Malvertising (Iklan Berbahaya)
Iklan yang tampak menarik tapi justru mengarahkanmu ke situs berisi malware.

Tips: Hanya klik iklan dari situs resmi, dan jangan abaikan peringatan keamanan dari browser. Gunakan ad blocker atau fitur “HTTPS-first mode” untuk keamanan ekstra.

3. Paket Palsu dan Tagihan Palsu
Modus yang sering muncul lewat SMS atau email, dengan pesan seperti “paket Anda tertahan, klik link ini untuk melacak”.

Tips: Jangan klik tautan mencurigakan. Cek langsung status pengiriman lewat aplikasi atau situs resmi jasa ekspedisi.

4. Situs Palsu
Penipu sering membuat situs palsu dengan promo-promo yang tidak wajar.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang