11 bulan yg lalu

KCI Bakal Tindak Tegas Pelaku yang Melempar Batu ke KRL di Bogor


Jakarta -

Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto menanggapi terkait pelemparan batu ke KRL baru di wilayah Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Menurut Asdo, aksi tersebut merupakan tindak kejahatan lantaran dapat menyebabkan hal yang fatal.

Asdo menerangkan pihaknya telah mengantisipasi dengan menggunakan kualitas kaca yang lebih baik, yakni menggunakan kaca tempered. Menurut dia, kaca tersebut tidak semudah itu pecah karena lemparan batu.

"Kemudian masalah pelemparan batu itu ya, sebenarnya KAI maupun KCI itu sudah mengantisipasi dengan kualitas kaca yang lebih baik dengan tempered, artinya seperti yang di KRL kemarin, itu nggak bisa pecah, dia hanya retak, begitu kena batu," kata Asdo dalam konferensi pers, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asdo menegaskan pihaknya akan menindak serius tindakan tersebut. Sebab, menurut Asdo, tindakan itu dapat menyebabkan kesalahan fatal, seperti melukai penumpang atau petugas.

Hal tersebut pernah terjadi pada salah satu anak buahnya sehingga menyebabkan kehilangan mata akibat aksi pelemparan batu tersebut. Pada saat itu, Asdo menjabat sebagai Manajer Operasi.

"Saya kenapa concern ya kalau ada pelemparan saya kejar terus sampai tangkap. Kenapa? Saya punya pengalaman. Dulu saya menjadi Manajer Operasi, punya anak buah masinis di daerah Wates, Jawa Tengah sana. Masinis saya kena lempar batu itu, dan sekarang orangnya masih ada. Dinas di administrasi, dia sudah nggak bisa jalan jadi masinis karena matanya pecah," terang Asdo.

Terkait kasus pelemparan batu di KRL Bogor, Asdo meminta agar dibawa ke jalur hukum, meskipun pelakunya masih di bawah umur.

"Nah itu saya minta bawa ke kantor polisi. Kalau itu usia dibawa pengawasan orang tua, panggil orang tuanya, suruh tanda tangan di situ. Ya, bahwa orang tuanya mau menjamin, mendidik anaknya s...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang