Liputan6.com, Jakarta - Setelah sempat tenggelam dalam kabar penundaan, Jeep akhirnya memastikan SUV listrik andalannya, Recon EV, siap meluncur pada musim semi 2026. Model ini pertama kali diperkenalkan pada 2022 bersamaan dengan Wagoneer S, dan kini dipastikan segera memasuki tahap produksi massal.
Dilansir dari Car and Driver, CEO Jeep Bob Broderdorf mengonfirmasi bahwa spesifikasi final Recon EV akan diumumkan dalam waktu dekat.
“Kami punya mobil yang hebat. Kami sudah membuatnya. Sekarang kami harus menjualnya dan belajar dari sana,” ujar Broderdorf. Ia menegaskan, Recon EV sudah siap dijual pada tahun depan.
Jeep Recon EV dibangun di atas platform STLA Large, sama seperti yang digunakan pada Dodge Charger terbaru, Wagoneer S Listrik, serta Cherokee Hybrid 2026.
Meski mengandalkan arsitektur unibody, bukan body-on-frame seperti Jeep Wrangler, Recon EV tetap mempertahankan karakter tangguh khas Jeep yang dikenal di medan ekstrem.
Untuk mendukung kemampuan jelajahnya, SUV listrik ini akan dibekali diferensial pengunci elektronik, ban segala medan, serta suspensi tinggi dengan sudut pendekatan dan keberangkatan yang agresif.
Tak ketinggalan, fitur pintu yang bisa dilepas, atap buka-tutup (retractable roof), serta pelat pelindung bawah bodi (skid plate) dan kait penarik kuat juga diperkirakan hadir pada versi produksinya.
Walau spesifikasi detail belum diungkap, Recon EV diyakini akan mengusung dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda (AWD). Kombinasi ini diharapkan mampu menghadirkan performa bertenaga sekaligus efisiensi tinggi di berbagai kondisi medan.

6 bulan yg lalu


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427634/original/072065500_1764403694-IMG-20251129-WA0029.jpg)


![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)