8 bulan yg lalu

Jadi Rujukan, Rockefeller Foundation Pelajari Program MBG Indonesia


Jakarta – Delegasi dari Rockefeller Foundation mengunjungi salah satu sekolah dasar di Surakarta untuk mempelajari langsung implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Yayasan asal New York, Amerika Serikat, itu menaruh perhatian besar pada program nutrisi anak-anak dan kini tengah menyusun laporan khusus tentang keberhasilan Indonesia di bidang ini.

“Mereka datang ke Indonesia untuk mempelajari apa yang dikerjakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, bagaimana implementasinya, untuk dijadikan contoh dunia,” ujar Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden, usai mendampingi kunjungan Rockefeller Foundation di Surakarta, Kamis (10/10).

Menurut Yuza, sapaan akrabnya, Rockefeller Foundation merupakan salah satu pendiri School Meals Coalition, koalisi global yang saat ini beranggotakan 130 negara dan berfokus pada program makan bergizi di sekolah.

“Indonesia menjadi contoh dunia karena implementasi MBG di sini adalah yang tercepat di seluruh dunia. Sekarang sudah lebih dari 30 juta anak menerima MBG setiap hari, dari target 82,9 juta anak,” ujarnya.

Jadi Rujukan 130 Negara

Yuza menjelaskan, hasil kunjungan Rockefeller Foundation ke Indonesia akan dijadikan bagian dari laporan khusus yang akan dibagikan ke seluruh anggota School Meals Coalition.

“Koalisi ini terdiri dari kepala lembaga setingkat BGN dari 130 negara. Mereka akan mengompilasi laporan khusus tentang Indonesia untuk dibagikan ke negara-negara anggota,” jelasnya.

Ia menambahkan, program makan bergizi sebenarnya sudah lama diterapkan di sejumlah negara maju. Jepang, misalnya, sudah menjalankan sejak tahun 1888, Inggris pada 1913, sementara negara-negara Skandinavia seperti Finlandia dan Norwegia sejak 1940-an.

“PBB melalui World Food Programme menargetkan tahun 2030 semua negara di dunia menjalankan MBG. Nah, Indo...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang