8 bulan yg lalu

Hari Santri Dirayakan 22 Oktober: Begini Sejarah, Makna, dan Tema Peringatannya


Liputan6.com, Jakarta- Setiap 22 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Peringatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap peran besar para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Perayaan ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang bernuansa keagamaan, kebangsaan, dan kebudayaan. Beberapa kegiatan yang umum dilakukan di antaranya kirab atau pawai santri, doa dan istigasah, festival budaya santri, hingga lomba-lomba bertema keislaman.

Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya dilakukan oleh pondok pesantren, tapi juga oleh Kementerian Agama (Kemenag), ormas Islam, sekolah-sekolah, dan pemerintah daerah.

"Peringatan ini akan menjadi momentum reflektif dan penuh makna," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Minggu (19/10/2025).

Sejarah Penetapan HSN

Hari Santri pertama kali ditetapkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Tanggal 22 Oktober dipilih merujuk pada peristiwa bersejarah, yaitu dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Resolusi Jihad tersebut menyerukan kepada para ulama, santri, dan seluruh umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang kala itu terancam oleh kembalinya tentara sekutu (NICA-Belanda) ke tanah air. Seruan itu menjadi pemicu semangat perlawanan rakyat dalam Peristi...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang