8 bulan yg lalu

Gelar Aksi 12 Oktober, Ormas dan Mahasiswa Desak Komitmen Indonesia Kawal Perdamaian Gaza


Jakarta - Sejumlah organisasi masyarakat sipil, kepemudaan, dan mahasiswa, akan menggelar aksi besar bertajuk "Indonesia Melawan Genosida", di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/10/2025) pagi. Rencana itu disusun, menyusul adanya kabar mengenai gencatan senjata di Gaza, Palestina.

Meskipun menyambut baik kabar gencatan senjata, Panitia aksi "Indonesia Lawan Genosida", Syauki Hafiz, menyatakan potensi genosida terulang masih ada. Karena itu, konsolidasi dilakukan untuk merancang kerangka gerakan baru, yang lebih berdampak.

"Hari ini kita kumpulin organisasi masyarakat sipil, dan juga organisasi kepemudaan, mahasiswa. Sebelumnya kita sudah kumpul untuk menyiapkan, bahwa genosida mau masuk tahun ketiga. Tapi alhamdulillah setidaknya ada arah gencatan senjata pada hari ini," ujar Syauki kepada di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025) sore.

Ia menyatakan, kabar gencatan senjata itu membawa kelegaan, namun hal tersebut tidak berarti perjuangan telah usai.

"Sebagaimana teman-teman kita di Gaza cukup lega, kami juga sangat lega ada gencatan senjata. Kami ingin Indonesia terlibat aktif, memastikan genosida tidak terulang lagi, pelanggaran gencatan senjata tidak terulang lagi, tidak terjadi lagi perang di Gaza," katanya.

Dalam rencana aksi tersebut, salah satu fokus utama tuntutan yang akan diserukan, adalah penagihan janji Presiden Prabowo Subianto, yang menyatakan kesiapan mengirim 20 ribu pasukan perdamaian ke Gaza. Syauki menilai, momentum pengiriman pasukan tersebut harus dilakukan sekarang, tanpa ditunda lagi.

Ia khawatir, jeda waktu akan dimanfaatkan Israel, untuk kembali melancarkan operasi militer. "Karena yang kami lihat dari preseden yang ada, Israel itu mencari celah kecil, untuk bisa melanjutkan lagi o...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang