TRIBUNHEALTH.COM - Selama ini, tanggung jawab dalam urusan kontrasepsi sering kali lebih banyak dibebankan kepada perempuan.
Padahal, pria juga dapat dan seharusnya berperan aktif dalam perencanaan keluarga.
Salah satu bentuk keterlibatan pria adalah melalui vasektomi, yaitu metode kontrasepsi permanen yang aman dan efektif.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang vasektomi pada pria, kita bisa bertanya langsung dengan dr. Ardy Santoso, Sp. BU.
dr. Ardy Santoso, Sp. BU, ialah seorang dokter spesialis bedah urologi.
Saat ini ia berpraktik di Semarang Medical Center Rumah Sakit Telogorejo dan RS Panti Wilasa Citarum.
Ilustrasi pria yang sudah melakukan vasektomi (freepik.com/krakenimages.com)
Baca juga: Dok, Bagaimana Prosedur Vasektomi dan Seberapa Besar Tingkat Keberhasilannya?
Pertanyaan:
Dok, adakah kondisi medis tertentu sehingga pria belum disarankan untuk vasektomi?
Andika Permana, di Sragen
dr. Ardy Santoso, Sp. BU menjawab:
Karena ini suatu tindakan medis, tentunya harus dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya.
Untuk pria yang hendak melakukan vasektomi, dokter wajib melakukan pemeriksaan dulu mengenai kondisi kulit dan penyakit-penyakit lain yang mendasari.
Jika kulit tidak bersih dan mengalami infeksi, tentu saja sangat membahayakan. Apabila kita melukai sedikit pada kulit dan mengambil saluran sperma tadi, jika terinfeksi, maka bisa terjadi menyeluruh dan menimbulkan bahaya.
Baca juga: Dok, Apa Itu ...






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)