Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Madagaskar Andry Rajoelina dilaporkan melarikan diri dari negaranya setelah pasukan militer berbalik mendukung gelombang protes besar-besaran yang di dalam negeri, menandai kejatuhan pemerintahan kedua dalam waktu sebulan di tengah gelombang kerusuhan global yang melibatkan Generasi Z.
Kabar pelarian Rajoelina dikonfirmasi oleh pemimpin oposisi Siteny Randrianasoloniaiko, seorang sumber militer, dan seorang diplomat asing.
"Kami menghubungi staf kepresidenan dan mereka membenarkan bahwa ia telah meninggalkan negara ini," kata Randrianasoloniaiko kepada Reuters, dilansir Selasa (14/10/2025). "Kami tidak mengetahui di mana keberadaannya sekarang."
Kantor kepresidenan sejauh ini belum memberikan komentar resmi. Namun, dalam pidato yang disiarkan melalui Facebook pada Senin malam, Rajoelina mengaku telah berpindah ke "lokasi aman" demi keselamatannya.
Ia menolak menyebutkan lokasinya, tetapi menegaskan tidak akan menyerah. "Saya tidak akan membiarkan Madagaskar hancur," ujarnya dengan nada menantang.
Sumber militer kepada Reuters mengatakan bahwa Rajoelina meninggalkan Madagaskar menggunakan pesawat militer Prancis pada Minggu.
"Pesawat Casa milik Angkatan Darat Prancis mendarat di bandara Sainte Marie. Lima menit kemudian, helikopter datang dan memindahkan penumpangnya ke dalam pesawat Casa," ungkap sumber itu, menambahkan bahwa penumpang tersebut adalah Rajoelina.
Radio Prancis RFI melaporkan bahwa pelarian itu merupakan bagian dari kesepakatan antara Rajoelin...

8 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)