11 bulan yg lalu

Bos Toko Ritel Modern Buka Suara soal Beras Diduga Oplosan Masih Dijual


Jakarta -

Sejumlah ritel modern masih menjajakan beras premium yang diduga dioplos. Setidaknya, terdapat empat produsen beras yang diperiksa Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, yakni Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Merek-merek dari produsen ini terpantau masih beredar bebas di sejumlah ritel modern. Berdasarkan pantauan detikcom, beberapa merek seperti Sania milik Wilmar Group hingga Raja Platinum dan Raja Ultima milik PT Belitang Panen Raya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin mengatakan ritel modern saat ini sulit mendapatkan suplai beras dan jauh berada di bawah permintaan konsumen. Di sisi lain, ia juga menekankan peritel hanya berkontrak dengan para produsen beras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita membeli atas satu perjanjian. Di dalam pembelian perjanjian itu jelas tertera berasnya kategori premium. Di dalam perusahaan, membeli atau kontrak kepada produsen, dalam hal ini supplier maupun prinsipal yang menjual beras kepada kita, jelas beras itu beras premium," ungkap Solihin saat dihubungi detikcom, Senin (14/7/2025).

Sejauh isu tersebut bergulir, Alfamart telah mengajukan komplain kepada sejumlah produsen yang diduga mengoplos beras. Ia juga mengaku siap jika terdapat aturan yang mewajibkan ritel modern menarik beras yang terbukti mengoplos beras.

"Kalau ada ketentuan dari siapapun yang berhak menyatakan bahwa produk ini ditarik, saya siap, tapi sekali lagi, beras itu kan makanan pokok kita, tapi saya juga sebagai peritel nggak mau merugikan masyarakat," jelasnya.

Solihin menambahkan, pihaknya juga tengah b...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang