8 bulan yg lalu

Banyuwangi Shrimp Festival 2025 Hadirkan Budi Daya Udang Pakai IPAL


KABUPATEN Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi lokasi percontohan nasional untuk budi daya udang berkelanjutan melalui Shrimp Improvement Program (SIP). Program ini dirancang untuk menjawab dua tantangan besar industri udang: keberlanjutan ekosistem pesisir dan daya saing produk di pasar global.

Konservasi Indonesia (KI) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, industri udang, perguruan tinggi, dan kelompok petambak lokal di Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, untuk program percontohan yang dimaksud tersebut. Dalam pelaksanaannya, Shrimp Improvement Program mengintegrasikan sistem tambak dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah budi daya tidak langsung dibuang ke laut.

"Cara ini terbukti menekan risiko gagal panen akibat penyakit, sekaligus menjaga kualitas air dan lingkungan di sekitar tambak," bunyi keterangan tertulis yang dibagikan KI pada 14 Oktober 2025.

Konservasi Indonesia telah mendampingi kelompok petambak di Desa Wringinputih sejak Januari 2024 melalui Program Climate Smart Shrimp Aquaculture (CSSA). Program itu sendiri akan berlangsung terus hingga 2027.

CSSA menggabungkan pengelolaan air bersih, IPAL, dan restorasi hutan mangrove dalam satu sistem produksi. Pendekatan ini dianggap tak hanya penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga meminimalkan risiko kontaminasi pada udang dan meningkatkan kesejahteraan petambak.

Tambak budi daya udang vaname di Lalombi, Donggala, Sulawesi Tengah, yang juga telah melibatkan penggunaan IPAL dan konservasi mangrove. Dok.Kons...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang