8 bulan yg lalu

Archipelago Video Summit 2024 Soroti Inovasi AI dan Strategi Monetisasi Streaming


JAKARTA - Lebih dari 150 eksekutif senior industri media dari seluruh Asia berkumpul dalam Archipelago Video Summit 2024 yang digelar di Jakarta pada 9 Oktober 2025. 

Forum ini menjadi ajang bagi para pelaku industri untuk mendalami masa depan video di pasar-pasar paling dinamis di kawasan, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Dalam pidato pembuka, Managing Director Vidio, Hermawan Sutanto, memaparkan strategi perusahaannya dalam memperkuat posisi sebagai platform streaming lokal. 

Ia menekankan pentingnya hak siar olahraga dan konten orisinal sebagai pendorong utama pertumbuhan, dengan pendekatan pendapatan ganda dari iklan dan langganan.

“Di Indonesia, Execution is everything,” ujar Hermawan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Ia juga menyoroti sikap agresif Vidio dalam melawan pembajakan dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) di tiga bidang utama: hypertargeting untuk rekomendasi pelanggan, otomatisasi layanan, serta inovasi bisnis seperti iklan dinamis dan penerjemahan bahasa lokal.

Hermawan memproyeksikan bahwa penetrasi layanan streaming OTT di Indonesia dapat meningkat dua kali lipat hingga mencapai 15 persen dalam lima tahun ke depan.

Dalam sesi bertajuk “Reinventing for a Dynamic Future”, Presiden & CEO MediaQuest Holdingsdan Cignal TV, Jane Jimenez-Basas membahas ekosistem media Filipina yang tengah bertransformasi.

Menurut Jane, meskipun TV linear masih bertahan, momentum pertumbuhan kini datang dari sektor streaming. Namun, rendahnya pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) menjadi tantangan tersendiri.

Ia menilai, kemitraan strategis seperti distribusi perangkat dan peluncuran aplikasi menjadi kunci memperluas jangkauan dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. 

"Saya m...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang